Pages

Wednesday, September 03, 2008

Pelatihan Membuat Pupuk Organik dan Tas Daur Ulang Ummi yang sudah mempunyai Brand

Pelatihan Pertama by Ummu Muhammad


Plastic Waste Products 
Alhamdulillaah, Ummi ingin mengucap syukur atas rahmat Allah Yang Maha Agung, karena telah memberikan kesempatan kepada Ummi untuk berbagi ilmu kepada teman-teman semua.

Sejak postingan Pupuk Organik Dari Kebun Karinda beberapa bulan lalu, akhirnya impian Ummi menjadi kenyataan. Yaitu mengikuti jejak Pak Djamaludin dan istri untuk membuat tempat pelatihan di rumah sendiri.

Setelah pelatihan yang Ummi ikuti di Kebun Karinda, Ummi sudah memulai membuat pupuk organik sendiri di rumah dari sampah Rumah Tangga. Lalu mengembangkan sedikit lagi untuk mempunyai tempat Pelatihan Pupuk sendiri, dan sejak sebulan lalu, tempat pelatihan sederhana telah siap Ummi bangun untuk kepentingan sosial masyarakat sekitar.
My Own Organic Compost Product
Open Air Training Class for Organic Compost in my own backyard

Di mulainya pelatihan untuk lingkungan RT sekitar, saat Sabtu di bulan Juli lalu, tempat ini sudah di pakai untuk pelatihan dan Ummi sendiri Insya Allah yang membantu proses pelatihannya. Sayangnya yang datang hanya pak RT-nya saja, warga yang di undang kurang antusias untuk mengikuti pelatihan ini, padahal tidak Ummi pungut biaya apapun. GOALS-nya adalah agar teman-teman, terutama tetangga terdekat perduli akan lingkungan dengan memanfaatkan sampah rumah tangganya menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berdaya guna.

But, Ummi tidak putus asa. Terus Ummi lakukan promosi kepada teman-teman yang lain, dan Alhamdulillah, tanggal 2 September 2008 kemarin, tepatnya hari ke-2 puasa, beberapa teman Ummi mendaftarkan dirinya untuk mengikuti pelatihan di rumah Ummi.

Mbak Apit, adalah teman pengajian bulanan yang antusias sekali ingin pula mengurangi sampah rumah tangganya. Dan beliau sendiri yang terus menghubungi Ummi untuk pelatihan, sampai akhirnya kami mempunyai waktu yang pas untuk bisa berkumpul dan belajar membuat pupuk organik dari sampah rumah tangga.

Ummi sengaja membuat tempat pelatihan ini mirip seperti yang ada di Kebun Karinda, bedanya Kebun Karinda lebih luas lahannya, sedangkan Ummi hanya memanfatkan lahan halaman samping rumah untuk membuat gubuk-gubukan dari bambu sebagai tempat pelatihan dan juga tempat Ummi membuat kompos halaman dari sampah daun-daunan yang ada di halaman rumah Ummi.

Duduk di depan paling kanan itu, Mbak Apit


Hari itu cuaca cerah dan pelatihan tepat di mulai jam 10 pagi. Pelatihannya sendiri tidak membutuhkan waktu lama hanya kurang dari 2 jam, semua peserta sudah mempunyai informasi dan juga bekal untuk memulai membuat pupuk sendiri di rumahnya.

Yang hadir ada 7 orang, tetapi mbak Teni datang agak telat, jadinya sedikit ketinggalan melihat pemutaran video ttg Pembuatan Pupuk Organik dengan Proses Takakura. Tetapi di sesi tanya jawab, bahan pelatihan yang tadi tertinggal bisa di tanyakan.

Sesi pemutaran Video


Nah, ini saat para peserta melihat pemutaran Video yang di produksi oleh Kebun Karinda, video ini memudahkan para peserta untuk melihat beberapa proses pembuatan pupuk organik untuk sampah halaman, karena untuk yang satu ini Ummi tidak praktekan, disebabkan butuh waktu yang lama untuk mempraktekannya.


Lalu dilanjutkan dengan presentasi Ummi ttg pembuatan pupuk organik dengan proses keranjang Takakura. Pada sesi ini ada sedikit demo lengkap dengan alat-alatnya. Lalu terakhir proses tanya jawab. Gak lupa juga kami foto-foto dong..he.he..he.

7 peserta yang ikut tgl 2 September 2008
Pak Sumarjan, Mbak Ida Karim, Pak Faujan, Mbak Teni, Mbak Apit karim, Mbak Dwi, Mbak Yana


Selesailah sudah pelatihannya, jika teman-teman tertarik ingin mengikuti pelatihannya silahkan kontak Ummi di email ya : indralili@gmail.com
Sebenarnya, postingan Ummi ttg pengolahan pupuk organik sebelumnya sudah lengkap sekali informasinya. Namun kadang-kadang perlu "real presentation" agar niat yang ada tidak hanya sekedar niat. Kadang dengan datanag dan ikut pelatihan langsung, niat itu muncul dan mau melakukannya. Insya Allah.

Oh iya, pelatihan dari Ummi GRATIS, hanya perlu membayar uang foto kopi sebesar Rp 5.000,- (Lima ribu rupiah) yaitu bahan informasi agar teman-teman yang tidak mencatat isi pelatihan mempunyai paduan tertulis. Ada kurang lebih 10 lembar bahan pelatihan yang di dapat nantinya.




Akhirnya Ummi muncul juga di gambar, soalnya dari tadi yang tukang foto yaa Ummi juga. Ummi display juga tas-tas daur ulang Ummi dan gak sia-sia ada 2 orang yang beli, salah satunya itu yang di foto ada yang langsung pakai tasnya.

Ini dia Display tas-tas daur ulang saat pelatihan.


Mudah-mudahan Ummi tidak cepat putus asa ya, mohon doa teman-teman. Jadi ilmu yang telah Ummi dapat bisa Ummi tularkan kepada semua teman-teman yang sungguh-sungguh berminat ikut menjaga kelestarian lingkungan kita agar bersih dan nyaman untuk masa depan, aamiin.


----------------------------------------------------------------------------------


TAS-TAS DAUR ULANG UMMI SUDAH ADA BRAND-nya LHO......




Setelah kurang lebih 3 bulan Ummi bergelut membuat Tas Daur Ulang dari bahan plastik sampah, Alhamdulillaah juga tas-tas ini sudah mempunyai merek.



Brand-nya adalah "TEETOON" by Ummu Muhammad





TEETOON ini ada artinya lho, yaitu mengambil nama mbak-mbak yang kerja di rumah Ummi. Nama mereka adalah Feti dan Atun. Mbak Feti itu yang mengajarkan Ummi menjahit dan mbak Atun yang membantu Ummi membersihkan sampah-sampah plastik tersebut dengan mencucinya menjadi bahan plastik bekas yang bersih dan wangi. Jadi jasa mereka Ummi dedikasikan untuk Brand tas ini. Mereka berdua senang sekali.



Oh iyah. Produk tas Ummi ini bisa dipesan lewat email : indralili@gmail.com

Sebentar lagi Insya Allah bulan September 2009, akan launching website resminya yaa..mohon doa..(jadi bisa pesan tas lewat website.

Okweeh deh.. segitu dulu yaa temans...

GO GO GO GREEN